Sabtu, 28 Mei 2011

Pengembangan IBD dalam Ruang Lingkup Mahasiswa

       Ilmu budaya dasar merupakan suatu ilmu yang bertujuan untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap masalah-masalah budaya, sehingga daya tangkap, persepsi, dan penalaran mengenai lingkungan budaya manusia dapat menjadi lebih halus dan manusiawi.
       Dalam ruang lingkup mahasiswa terdapat beberapa pokok bahasan yang perlu dikembangkan. Diantaranya yaitu :
  • manusia dan cinta kasih
  • manusia dan keindahan
  • manusia dan penderitaan
  • manusia dan keadilan
  • manusia dan pandangan hidup
  • manusia dan tanggung jawab serta pengabdian
  • manusia dan kegelisahan
  • manusia dan harapan


# Manusia dan Cinta Kasih
       Dalam ruang lingkup mahasiswa tidak lepas dari perasaan cinta dan kasih sayang. Cinta dan kasih merupakan sebuah perasaan yang memiliki arti yang hampir sama namun berbeda dalam pengaplikasiannya. Kasih atau kasih sayang merupakan perasaan yang dapat dirasakan dikejadian nyata. Sedangkan cinta terdapat pada perasaan seseorang. Seorang mahasiswa telah dapat dikatakan memiliki kasih sayang kepada orang lain apabila ia mengerti hal baik apa yang dapat ia lakukan kepada orang lain tersebut. Seperti kasih sayang kepada orang tua, teman , sahabat, adik-adik, dan orang lain.
       Sedangkan cinta merupakan perasaan yang timbul oleh laki-laki kepada perempuan atau sebaliknya untuk menjalani hubungan yang lebih dekat dan erat. Karena pada dasarnya setiap mahasiswa merupakan transisi dari manusia remaja dan manusia dewasa yang seringkali kita jumpai adalah berpacaran dengan mahasiswa/i lain. Kebudayaan cinta atau berpacaran di ruang lingkup mahasiswa di indonesia terutama sudah menjadi sesuatu hal yang wajar. Biasanya mereka berpacaran untuk menambah semangat kegiatan baik kegiatan akademik di kampus ataupun diluarnya.


#Manusia dan Keindahan
       Keindahan merupakan sesuatu yang memiliki unsur sifat garis, bentuk, warna, benda, nada, dan kata. Di ruang lingkup mahasiswa keindahan dapat berarti sesuatu yang dilakukan untuk menciptakan keselarasan dari semua unsur tersebut. Sebagai contohnya mahasiswa jurusan desain grafis memadukan unsur-unsur garis, bentuk, dan warna untuk menciptakan keindahan yang menghasilkan suatu karya seni. Mahasiswa tersebut tentu saja terus berusaha mengembangkan sifat-sifat keindahannya. Karena pada dasarnya keindahan merupakan suatu yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Contoh mahasiswa lain yang juga mengembangkan keindahan dalam bidangnya adalah mahasiswa jurusan seni rupa yang mengembangkan berbagai unsur keindahan bentuk, warna, dan benda dalam hasil karyanya. Mahasiswa jurusan sastra yang memadukan unsur nada dan kata untuk menciptakan suatu puisi yang indah.
       Keindahan tidak berlaku untuk hal yang bersifat seni saja, namun dalam hal kebersihan juga merupakan unsur dari keindahan. Sebagai contoh kebersihan kota yang dipadukan dengan memerhatikan unsur dari bentuk, warna, dan benda  merupakan hal yang dikembangkan oleh mahasiswa jurusan teknik sipil dan arsitektur. Untuk menjaga keindahan kampusnya mahasiswa membuang sampah pada tempatnya dan gerakan Go Green untuk mencaga pencemaran lingkungan juga merupakan salah satu upaya para mahasiswa dalam mengembangkan keindahan lingkungannya.


#Manusia dan Penderitaan
       Seorang mahasiswa tentu saja tidak terlepas dari penderitaan baik itu penderitaan karena tugas, skripsi, maupun masalah dalam kehidupan sehari-hari. Dalam penderitaan tentu saja sebagai mahasiswa harus bisa melewati penderitaan tersebut untuk menanamkan rasa optimisme. Dalam pengembangannya mahasiswa akan menjadi lebih kreatif dan tidak mudah menyerah dalam mengatasi berbagai masalah. Karena pada dasarnya mahasiswa harus memahami bahwa hidup bukan merupakan rangkaian dari berbagai penderitaan, melainkan perjuangan untuk membebaskan diri untuk lepas dari penderitaan dan penderitaan itu merupakan bagian dari kehidupan manusia.


#Manusia dan Keadilan
       Keadilan merupakan pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban. Sebagai mahasiswa keadilan sangat perlu diperjuangkan. Hak untuk mendapat pengajaran dan bimbingan yang baik oleh para dosen. Dalam masalah pemberian nilai juga membutuhkan keadilan jangan sampai mahasiswa yang cerdas dan aktif dalam perkuliahan mendapatkan nilai yang jelek dan justru malah sebaliknya yang kurang berprestasi justru mendapat nilai yang tinggi. Keadilan dalam lingkup mahasiwa tentu saja tidak terlepas dari kejujuran. Terutama kejujuran seorang mahasiswa untuk berkuliah dengan sungguh-sungguh demi orang tua yang telah membiayainya seperti menggunakan uang kuliah dengan jujur. Keadilan bukan hanya milik mahasiswanya saja melainkan keadilan bagi orang tua juga penting untuk itu mahasiswa harus berkuliah dengan sungguh-sungguh dan menggapai prestasi setinggi mungkin.


#Manusia dan Pandangan Hidup
       Pentingnya seorang mahasiswa agar tidak terjebak di jalan yang salah adalah memahami pandangan hidup baik berasal dai agama, ideologi maupun dari renungan. Seorang mahasiswa yang memiliki agamanya tentu saja memiliki iman yang kuat sehingga memiliki ideologi yang baik dalam setiap renungannya. Dalam pengembangan di lingkup mahasiswa ada 5 yaitu mengenal, mengerti, menghayati, meyakini dan mengabdi. Mengenal adalah sesuatu yang penting sebelum mahasiswa tersebut dalam mengerjakannya. Mengerti merupakan tahap pengembangan dari pengenalan. Setelah itu menghayati agar mahasiswa untuk meyakini dan akhirnya mengabdi.


#Manusia dan Tanggung Jawab serta Pengabdian
       Tanggung jawab merupakan kesadaran atas kewajibannya. Setiap mahasiswa tentu saja memiliki memiliki tanggung jawab yang dimulai dari diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa/negara, dan yang paling penting yaitu terhadap tuhan. Dengan kesadaran akan tanggung jawab sebagai mahasiswa tentu harus terus menjalani kewajibannya dengan baik seperti belajar dengan tekun dan terus mengembangkan reatifitas yang dimiliki. Demi membalas budi atas dukungan dari keluarga agar diterima dengan baik oleh masyarakat sehingga berguna bagi bangsa dan negara yang diridoi oleh tuhan yang maha esa. Dengan itu semua maka mahasiswa tersebut akan berhasil di masa yang akan datang.


#Manusia dan Kegelisahan
       Kegelisahan merupakan perasaan ekspresi dari kecemasan, kekhawatiran ataupun ketakutan. Suatu kewajaran bila seorang mahasiswa cemas akan hasil dari nilai ujian, khawatir dengan tugas yang tidak sempurna yang telah ia kerjakan, dan takut jika nantinya akan mengulang mata kuliah yang sama tahun depan. Mahasiswa tersebut akan dapat mengatasi semua kegelisahan tersebut dengan sikap tenang dalam setiap apa yang akan dan telah ia lakukan.


#Manusia dan Harapan
       Dorongan dari keinginan yang ingin dicapai pada masa yang akan datang merupakan pengertian dari harapan. Setiap mahasiswa tentu saja memiliki harapan yang berbeda-beda. Harapan akan dapat membuat mahasiswa menjadi lebih bersemangat untuk menjalani kehidupan sehari-hari untuk menggapai harapannya tersebut.


**Kesimpulan
       Dengan melestarikan kebudayaan mencintai, mengasihi, menjaga keindahan, bertanggung jawab, bersikap adil, memahami apa itu penderitaan, kegelisahan agar memiliki pandangan seorang mahasiswa yang baik dan memiliki harapan guna memacu semangat hidup yang membutuhkan kreatifitas sebagai jalan menemukan jati diri yang sebenarnya.

    Minggu, 03 April 2011

    Perilaku Manusia

         Setiap manusia yang hidup pastilah mempunyai perilaku yang berbeda-beda. Apa itu perilaku? Perilaku manusia merupakan dorongan yang ada dalam diri manusia berupa sekumpulan perilaku manusia dan dipengaruhi oleh adat istiadat, sikap, emosi, nilai, etika, kekuasaan, persuasi , dan genetika. Didalam pengelompokkannya perilaku manusia dapat terbagi atas : 
    • Perilaku wajar
    • Perilaku dapat diterima
    • Perilaku aneh
    • Perilaku menyimpang
         Perilaku wajar dalam kehidupan sehari-hari dapat kita jumpai di lingkungan teman-teman atau tetangga dirumah kita. Perilaku saling membantu, tolong menolong, tegur sapa, dan bersosialisasi merupakan beberapa diantaranya. Perilaku dapat diterima merupakan perilaku seseorang untuk memberikan sesuatu yang dapat diterima dalam masyarakat. Cotohnya perilaku menasehati dengan nasehat yang rasional dan dapat diterima serta saling mengingatkan suatu hal sederhana dalam kehidupan sederhana.

    Pada perilaku aneh manusia cenderung dengan perilaku yang tidak sesuai dengan norma-norma yang ada. Contohnya pada seseorang yang suka makan berlebihan, orang yang jarang bersosialisasi, dan pada orang yang asik dengan dunianya sendiri tanpa menghiraukan orang yang ada disekelilingnya. Dan contoh perilaku aneh pada orang yang mudah emosi dapat dikatakan sebagai orang yang memiliki perilaku yang aneh.

         Kemudian perilaku menyimpang yaitu perilaku yang berlawanan dengan nilai norma dan nilai moral manusia. Contohnya seorang pencuri dikatakan memiliki perilaku menyimpang karena pencuri tersebut telah mengambil barang milik seseorang dan menyebabkan pemilik dari barang tersebut mengalami kerugian. Pada perilaku menyimpang ini akan menjadi kebiasaan jika terus menerus dilakukan dan tidak ada efek jeranya. Contoh perilaku menyimpang pada remaja yaitu mencorat-coret tembok, tawuran, dan lain-lain.

          Kita sebagai umat islam alangkah baiknya agar selalu mengikuti dan mencontoh perilaku dari nabi besar kita nabi Muhammad s.a.w. Karena semua perilaku yang ada pada beliau merupakan contoh suritauladan yang baik. Dengan mencontoh perilaku dari nabi Muhammad saw. tersebut insyaallah setiap perjalanan hidup dan setiap tindakan yang kita lakukan akan selalu diridoi oleh Allah swt. Amin ya robbal alamin.

    Minggu, 06 Maret 2011

    Pengalaman Saya Kuliah di Gunadarma

         Menurut pandangan setiap orang mungkin pergurun tinggi yang memiliki masa depan yang cerah adalah perguruan tinggi negeri(PTN) seperti UI,ITB,STAN, UGM, dll. Namun setiap perguruan tinggi pun mempunyai kelebihan dan kekurangan di masing-masing jurusannya. Universitas Gunadarma yaitu universitas yang saya pilih setelah tidak lolos seleksi PTN, memiliki keunggulan di bidang Teknologi Informasi. Meskipun begitu saya merasa tidak salah untuk memilih karena sampai saat ini saya kuliah di kampus ini memiliki banyak pengalaman yang tidak bisa untuk dilupakan terutama dalam mengerjakan tugas laporan praktikum yang selalu ada lebih dari satu laporan disetiap minggunya. Hal tersebut ditujukan untuk melatih para mahasiswa untuk lebih mahir dan paham tentang praktik yang dilakukan.

         Pada mulanya saya masuk Universitas Gunadarma melalui jalur beasiswa, karena pada saat Gunadarma mengadakan Try Out UN SMA saya mendapat nilai yang cukup baik sehingga saya diundang untuk calon mahasiswa baru. Pada awalnya undangan ini saya abaikan karena saya fokus untuk PTN terlebih dahulu. Namun setelah tidak dapat lolos satupun seleksi PTN. Saya mengunjungi tempat pendaftaran Gunadarma di Jl.Margonda. Alhasil beasiswa tersebut masih bisa saya ambil dan saya memilih jurusan Teknik Informatika.

         Setelah saya mendaftar dan mengurus biaya administrasi, sebelum menjalankan pendidikan di kampus ini saya harus mengikuti PPSPPT yaitu Program Pengenalan Sistem Pendidikan Perguruan Tinggi terlebih dahulu yang tidak lain sejenis dengan OSPEK. Pada saat PPSPPT rambut saya harus dipotong cepak sepanjang 1cm. Bagi calon mahasiswa yang datang dengan rambut yang masih gondrong maka dicukur pitak asal-asalan hingga kulit kepala terlihat oleh kakak senior. Namun setelah OSPEK dilakukan, di Gunadarma sangatlah menjunjung tinggi sifat kekeluargaan dan meniadakan senioritas di kalangan mahasiswa.

         Hari pertama masuk kuliah saya merasa tanpa beban, meskipun jarak dari rumah saya menuju kampus hingga puluhan kilometer, namun saya hadapi dengan senyuman. Saya mendapatkan banyak teman baru dan saling bertukar pengalaman dan pengetahuan. Ternyata kehidupan di kampus tidak seindividualis seperti yang saya bayangkan sebelumnya. Dengan bergaul tanpa pilih teman akan menguntungkan kita disaat kita membutuhkan pertolongan.

         Setelah beberapa lama saya kuliah di Gunadarma saya merasakan perbedaan atara sekolah dan kuliah baik dari segi cara belajarnya maupun pengajarnya. Sekilas kuliah lebih mudah dari sekolah, akan tetapi setelah menjalani praktikum-praktikum maka pernyataan yang diatas itu tidak selalu benar. Karena sebelum dan sesudah praktikum pasti selalu ada laporan praktikumnya.

         Mengerjakan tugas dan laporan hingga larut malam sudah menjadi hal yang biasa unuk mahasiswa. Terlebih lagi pada semester 2 ini jadwal kuliah saya sangatlah padat. Senin sampai sabtu saya harus datang ke kampus untuk kuliah dan praktikum. Terlebih lagi pada hari jum’at saya masuk kuliah jam 7.30 pagi dan pulang jam 7.30 malam. Hal tersebut yang memaksakan saya untuk ngekos di daerah sekitar kampus. Namun perjalana saya untuk menuju masa depan masih sangatlah panjang. Dan saya akan selalu menjadi api yang akan terus berkobar untuk menuntut ilmu setinggi-tingginya.