Kemajuan teknologi informasi yang sangat pesat telah membuat suatu kebudayaan baru yang disebut Digital Culture atau kebudayaan di dunia digital. Dengan kata lain manusia sampai saat ini telah menemukan dunia baru yang bersifat digital atau maya. Hadirnya ragam media sosial telah menciptakan suatu wadah baru masyarakat untuk mencari atau memberi informasi dan saling berkomunikasi dengan jarak yang terbatas antar-kota, pulau, negara, hingga seluruh dunia.
Media Sosial merupakan sebuah media online dimana para penggunanya dapat dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi yang meliputi blog, jejaring sosial, forum, maupun dunia virtual. Jejaring sosial merupakan salah satu media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Beberapa bentuk media sosial yang paling populer diantaranya :
1. Blog
merupakan singkatan dari web log yaitu bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada
sebuah halaman web umum. Di Indonesia, blog yang paling populer adalah WordPress dan Blogspot.
2. Microblog
adalah sejenis situs media sosial yang membatasi ukuran setiap
post-nya (karakter). Akibat dari pembatasan ini melahirkan fitur-fitur,
protokol-protokol dan perilaku yang sangat unik di media ini. Microblogging yang sangat terkenal saat ini yaitu twitter. Microblogging ini
merupakan tempat yang sangat nyaman bagi para Artis, Musisi, Pengusaha,
Tokoh Politik, dan Jurnalis. Twitter juga mampu menambah kecerdasan
seseorang karena dituntut untuk menyelesaikan suatu masalah, memberikan
sebuah solusi dan juga mengikuti sebuah kuis dengan cara menjawab
sebuah pertanyaan dari akun yang kita follow.
3. Jejaring Sosial
yaitu situs dimana setiap orang bisa membuat web page pribadi, kemudian
terhubung dengan teman-teman untuk berbagi informasi dan berkomunikasi.
Jejaring sosial terbesar antara lain Facebook, Myspace, dan LinkedIn. Dilihat dari sisi lain, selain mampu menjalin komunikasi dengan teman
dan kerabat, situs jejaring sosial pun memiliki banyak manfaat. Diantaranya menjalin relasi bisnis dan networking, pencarian
informasi, online shopping, kampanye
politik, konsultasi pendidikan, ajang
pencarian jodoh, dan lain-lain.
4. Situs Media-Sharing
Situs-situs ini membuat para pengguna dapat berbagi banyak
jenis media, dan situs-situs tersebut memiliki banyak fitur. Situs media sharing yang cukup populer adalah youtube, flickr dan
slideshare. Situs media-sharing memudahkan pengguna untuk membuat,
menyebarluaskan konten multimedia ke ribuan atau jutaan pengguna.
5. Forum
Media sosial ini terfokus pada diskusi. Para pengguna dapat memposting konten ke forum ini dan orang lain akan
meresponnya. Forum merupakan tempat yang sangat tepat untuk membangun
reputasi online dalam bidang tertentu. Di Indonesia sendiri memiliki forum media sosial terbesar ke-2 di dunia yaitu Kaskus.
Selain sebagai tempat
diskusi dan menulis sebuah artikel. Kaskus juga memudahkan seseorang
untuk melakukan jual-beli online di bagian forum jual-belinya.
Pembayarannya bisa dilakukan dengan KasPay (Sistem Pembayaran Ala
Kaskus).
6. Dunia Virtual
fokus pada game-game terkenal seperti
World of Warcraft dan game-game online lainnya. Media sosial ini membuat para penggunanya seolah-olah berada di dalam game tersebut, dan dapat saling bertukar informasi baik mengenai senjata, musuh, bahkan sampai membuat grup untuk bertarung baik dengan AI(artificial intelligence) maupun dengan pengguna lainnya.
Dengan adanya berbagai macam jenis media sosial diatas merupakan suatu media masa modern yang baru. Sedangkan media seperti radio, televisi, majalah, dan yang lainnya kini sudah menjadi media yang tradisional. Hal ini dikarenakan saat teknologi internet dan mobile phone makin maju maka media sosial
pun ikut tumbuh dengan pesat. Kini untuk mengakses facebook atau twitter misalnya, bisa dilakukan
dimana saja dan kapan saja hanya dengan menggunakan sebuah mobile phone.
Manusia biasa yang saling membagi ide, bekerjasama, dan berkolaborasi
untuk menciptakan kreasi, berfikir, berdebat, menemukan orang yang bisa
menjadi teman baik, menemukan pasangan, dan membangun sebuah komunitas.
Intinya, menggunakan media sosial menjadikan kita sebagai diri sendiri.
Selain kecepatan informasi yang bisa diakses dalam hitungan detik,
menjadi diri sendiri dalam media sosial adalah alasan mengapa media
sosial berkembang pesat.
# Kesimpulan
Kebudayaan digital tidak akan pernah ada tanpa adanya media sosial. Dengan adanya media sosial masyarakat dapat menambah wawasan, pergaulan, ilmu pengetahuan, sampai teknologi dan informasi dalam berbagai macam hal dan berbagai macam bidang. Guna mencerdaskan kehidupan masyarakat yang modern, media sosial juga perlu dikontrol penggunaannya agar tidak digunakan untuk hal-hal yang negatif. Dengan menjadi diri sendiri media sosial juga dapat membuat penggunanya menjadi seorang yang kreatif, berpikir kritis, dan cerdas. Penggunaan media sosial yang berlebihan juga akan merugikan pengguna itu sendiri karena keseimbangan antara dunia digital dan kehidupan nyata perlu dijaga agar kita menjadi orang yang maju akan teknologi informasi dan bermasyarakat.
Sumber :







