Minggu, 02 Oktober 2011

Sosial Media dan Budaya Digital



      Kemajuan teknologi informasi yang sangat pesat telah membuat suatu kebudayaan baru yang disebut Digital Culture atau kebudayaan di dunia digital. Dengan kata lain manusia sampai saat ini telah menemukan dunia baru yang bersifat digital atau maya. Hadirnya ragam media sosial telah menciptakan suatu wadah baru masyarakat untuk mencari atau memberi informasi dan saling berkomunikasi dengan jarak yang terbatas antar-kota, pulau, negara, hingga seluruh dunia.


 
      Media Sosial merupakan sebuah media online dimana para penggunanya dapat dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi yang meliputi blog, jejaring sosial, forum, maupun dunia virtual. Jejaring sosial merupakan salah satu media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Beberapa bentuk media sosial yang paling populer diantaranya :

1. Blog
merupakan singkatan dari web log yaitu bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Di Indonesia, blog yang paling populer adalah WordPress dan Blogspot.
 
 
 
 
 
2. Microblog
adalah sejenis situs media sosial yang membatasi ukuran setiap post-nya (karakter). Akibat dari pembatasan ini melahirkan fitur-fitur, protokol-protokol dan perilaku yang sangat unik di media ini. Microblogging yang sangat terkenal saat ini yaitu twitter. Microblogging ini merupakan tempat yang sangat nyaman bagi para Artis, Musisi, Pengusaha, Tokoh Politik, dan Jurnalis. Twitter juga mampu menambah kecerdasan seseorang karena dituntut untuk menyelesaikan suatu masalah, memberikan sebuah solusi dan juga mengikuti sebuah kuis dengan cara menjawab sebuah pertanyaan dari akun yang kita follow.


3. Jejaring Sosial
yaitu situs dimana setiap orang bisa membuat web page pribadi, kemudian terhubung dengan teman-teman untuk berbagi informasi dan berkomunikasi. Jejaring sosial terbesar antara lain Facebook, Myspace, dan LinkedIn. Dilihat dari sisi lain, selain mampu menjalin komunikasi dengan teman dan kerabat, situs jejaring sosial pun memiliki banyak manfaat. Diantaranya menjalin relasi bisnis dan networking, pencarian informasi, online shopping, kampanye politik, konsultasi pendidikan, ajang pencarian jodoh, dan lain-lain.
 
 
4. Situs Media-Sharing
Situs-situs ini membuat para pengguna dapat berbagi banyak jenis media, dan situs-situs tersebut memiliki banyak fitur. Situs media sharing yang cukup populer adalah youtube, flickr dan slideshare. Situs media-sharing memudahkan pengguna untuk membuat, menyebarluaskan konten multimedia ke ribuan atau jutaan pengguna.

 
 
5. Forum
Media sosial ini terfokus pada diskusi. Para pengguna dapat memposting konten ke forum ini dan orang lain akan meresponnya. Forum merupakan tempat yang sangat tepat untuk membangun reputasi online dalam bidang tertentu. Di Indonesia sendiri memiliki forum media sosial terbesar ke-2 di dunia yaitu Kaskus.
Selain sebagai tempat diskusi dan menulis sebuah artikel. Kaskus juga memudahkan seseorang untuk melakukan jual-beli online di bagian forum jual-belinya. Pembayarannya bisa dilakukan dengan KasPay (Sistem Pembayaran Ala Kaskus).


6. Dunia Virtual
fokus pada game-game terkenal seperti World of Warcraft dan game-game online lainnya. Media sosial ini membuat para penggunanya seolah-olah berada di dalam game tersebut, dan dapat saling bertukar informasi baik mengenai senjata, musuh, bahkan sampai membuat grup untuk bertarung baik dengan AI(artificial intelligence) maupun dengan pengguna lainnya.


     Dengan adanya berbagai macam jenis media sosial diatas merupakan suatu media masa modern yang baru. Sedangkan media seperti radio, televisi, majalah, dan yang lainnya kini sudah menjadi media yang tradisional. Hal ini dikarenakan saat teknologi internet dan mobile phone makin maju maka media sosial pun ikut tumbuh dengan pesat. Kini untuk mengakses facebook atau twitter misalnya, bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja hanya dengan menggunakan sebuah mobile phone.

     Manusia biasa yang saling membagi ide, bekerjasama, dan berkolaborasi untuk menciptakan kreasi, berfikir, berdebat, menemukan orang yang bisa menjadi teman baik, menemukan pasangan, dan membangun sebuah komunitas. Intinya, menggunakan media sosial menjadikan kita sebagai diri sendiri. Selain kecepatan informasi yang bisa diakses dalam hitungan detik, menjadi diri sendiri dalam media sosial adalah alasan mengapa media sosial berkembang pesat.
 
 
# Kesimpulan
Kebudayaan digital tidak akan pernah ada tanpa adanya media sosial. Dengan adanya media sosial masyarakat dapat menambah wawasan, pergaulan, ilmu pengetahuan, sampai teknologi dan informasi dalam berbagai macam hal dan berbagai macam bidang. Guna mencerdaskan kehidupan masyarakat yang modern, media sosial juga perlu dikontrol penggunaannya agar tidak digunakan untuk hal-hal yang negatif. Dengan menjadi diri sendiri media sosial juga dapat membuat penggunanya menjadi seorang yang kreatif, berpikir kritis, dan cerdas. Penggunaan media sosial yang berlebihan juga akan merugikan pengguna itu sendiri karena keseimbangan antara dunia digital dan kehidupan nyata perlu dijaga agar kita menjadi orang yang maju akan teknologi informasi dan bermasyarakat.



Sumber :

Sabtu, 28 Mei 2011

Pengembangan IBD dalam Ruang Lingkup Mahasiswa

       Ilmu budaya dasar merupakan suatu ilmu yang bertujuan untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap masalah-masalah budaya, sehingga daya tangkap, persepsi, dan penalaran mengenai lingkungan budaya manusia dapat menjadi lebih halus dan manusiawi.
       Dalam ruang lingkup mahasiswa terdapat beberapa pokok bahasan yang perlu dikembangkan. Diantaranya yaitu :
  • manusia dan cinta kasih
  • manusia dan keindahan
  • manusia dan penderitaan
  • manusia dan keadilan
  • manusia dan pandangan hidup
  • manusia dan tanggung jawab serta pengabdian
  • manusia dan kegelisahan
  • manusia dan harapan


# Manusia dan Cinta Kasih
       Dalam ruang lingkup mahasiswa tidak lepas dari perasaan cinta dan kasih sayang. Cinta dan kasih merupakan sebuah perasaan yang memiliki arti yang hampir sama namun berbeda dalam pengaplikasiannya. Kasih atau kasih sayang merupakan perasaan yang dapat dirasakan dikejadian nyata. Sedangkan cinta terdapat pada perasaan seseorang. Seorang mahasiswa telah dapat dikatakan memiliki kasih sayang kepada orang lain apabila ia mengerti hal baik apa yang dapat ia lakukan kepada orang lain tersebut. Seperti kasih sayang kepada orang tua, teman , sahabat, adik-adik, dan orang lain.
       Sedangkan cinta merupakan perasaan yang timbul oleh laki-laki kepada perempuan atau sebaliknya untuk menjalani hubungan yang lebih dekat dan erat. Karena pada dasarnya setiap mahasiswa merupakan transisi dari manusia remaja dan manusia dewasa yang seringkali kita jumpai adalah berpacaran dengan mahasiswa/i lain. Kebudayaan cinta atau berpacaran di ruang lingkup mahasiswa di indonesia terutama sudah menjadi sesuatu hal yang wajar. Biasanya mereka berpacaran untuk menambah semangat kegiatan baik kegiatan akademik di kampus ataupun diluarnya.


#Manusia dan Keindahan
       Keindahan merupakan sesuatu yang memiliki unsur sifat garis, bentuk, warna, benda, nada, dan kata. Di ruang lingkup mahasiswa keindahan dapat berarti sesuatu yang dilakukan untuk menciptakan keselarasan dari semua unsur tersebut. Sebagai contohnya mahasiswa jurusan desain grafis memadukan unsur-unsur garis, bentuk, dan warna untuk menciptakan keindahan yang menghasilkan suatu karya seni. Mahasiswa tersebut tentu saja terus berusaha mengembangkan sifat-sifat keindahannya. Karena pada dasarnya keindahan merupakan suatu yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Contoh mahasiswa lain yang juga mengembangkan keindahan dalam bidangnya adalah mahasiswa jurusan seni rupa yang mengembangkan berbagai unsur keindahan bentuk, warna, dan benda dalam hasil karyanya. Mahasiswa jurusan sastra yang memadukan unsur nada dan kata untuk menciptakan suatu puisi yang indah.
       Keindahan tidak berlaku untuk hal yang bersifat seni saja, namun dalam hal kebersihan juga merupakan unsur dari keindahan. Sebagai contoh kebersihan kota yang dipadukan dengan memerhatikan unsur dari bentuk, warna, dan benda  merupakan hal yang dikembangkan oleh mahasiswa jurusan teknik sipil dan arsitektur. Untuk menjaga keindahan kampusnya mahasiswa membuang sampah pada tempatnya dan gerakan Go Green untuk mencaga pencemaran lingkungan juga merupakan salah satu upaya para mahasiswa dalam mengembangkan keindahan lingkungannya.


#Manusia dan Penderitaan
       Seorang mahasiswa tentu saja tidak terlepas dari penderitaan baik itu penderitaan karena tugas, skripsi, maupun masalah dalam kehidupan sehari-hari. Dalam penderitaan tentu saja sebagai mahasiswa harus bisa melewati penderitaan tersebut untuk menanamkan rasa optimisme. Dalam pengembangannya mahasiswa akan menjadi lebih kreatif dan tidak mudah menyerah dalam mengatasi berbagai masalah. Karena pada dasarnya mahasiswa harus memahami bahwa hidup bukan merupakan rangkaian dari berbagai penderitaan, melainkan perjuangan untuk membebaskan diri untuk lepas dari penderitaan dan penderitaan itu merupakan bagian dari kehidupan manusia.


#Manusia dan Keadilan
       Keadilan merupakan pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban. Sebagai mahasiswa keadilan sangat perlu diperjuangkan. Hak untuk mendapat pengajaran dan bimbingan yang baik oleh para dosen. Dalam masalah pemberian nilai juga membutuhkan keadilan jangan sampai mahasiswa yang cerdas dan aktif dalam perkuliahan mendapatkan nilai yang jelek dan justru malah sebaliknya yang kurang berprestasi justru mendapat nilai yang tinggi. Keadilan dalam lingkup mahasiwa tentu saja tidak terlepas dari kejujuran. Terutama kejujuran seorang mahasiswa untuk berkuliah dengan sungguh-sungguh demi orang tua yang telah membiayainya seperti menggunakan uang kuliah dengan jujur. Keadilan bukan hanya milik mahasiswanya saja melainkan keadilan bagi orang tua juga penting untuk itu mahasiswa harus berkuliah dengan sungguh-sungguh dan menggapai prestasi setinggi mungkin.


#Manusia dan Pandangan Hidup
       Pentingnya seorang mahasiswa agar tidak terjebak di jalan yang salah adalah memahami pandangan hidup baik berasal dai agama, ideologi maupun dari renungan. Seorang mahasiswa yang memiliki agamanya tentu saja memiliki iman yang kuat sehingga memiliki ideologi yang baik dalam setiap renungannya. Dalam pengembangan di lingkup mahasiswa ada 5 yaitu mengenal, mengerti, menghayati, meyakini dan mengabdi. Mengenal adalah sesuatu yang penting sebelum mahasiswa tersebut dalam mengerjakannya. Mengerti merupakan tahap pengembangan dari pengenalan. Setelah itu menghayati agar mahasiswa untuk meyakini dan akhirnya mengabdi.


#Manusia dan Tanggung Jawab serta Pengabdian
       Tanggung jawab merupakan kesadaran atas kewajibannya. Setiap mahasiswa tentu saja memiliki memiliki tanggung jawab yang dimulai dari diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa/negara, dan yang paling penting yaitu terhadap tuhan. Dengan kesadaran akan tanggung jawab sebagai mahasiswa tentu harus terus menjalani kewajibannya dengan baik seperti belajar dengan tekun dan terus mengembangkan reatifitas yang dimiliki. Demi membalas budi atas dukungan dari keluarga agar diterima dengan baik oleh masyarakat sehingga berguna bagi bangsa dan negara yang diridoi oleh tuhan yang maha esa. Dengan itu semua maka mahasiswa tersebut akan berhasil di masa yang akan datang.


#Manusia dan Kegelisahan
       Kegelisahan merupakan perasaan ekspresi dari kecemasan, kekhawatiran ataupun ketakutan. Suatu kewajaran bila seorang mahasiswa cemas akan hasil dari nilai ujian, khawatir dengan tugas yang tidak sempurna yang telah ia kerjakan, dan takut jika nantinya akan mengulang mata kuliah yang sama tahun depan. Mahasiswa tersebut akan dapat mengatasi semua kegelisahan tersebut dengan sikap tenang dalam setiap apa yang akan dan telah ia lakukan.


#Manusia dan Harapan
       Dorongan dari keinginan yang ingin dicapai pada masa yang akan datang merupakan pengertian dari harapan. Setiap mahasiswa tentu saja memiliki harapan yang berbeda-beda. Harapan akan dapat membuat mahasiswa menjadi lebih bersemangat untuk menjalani kehidupan sehari-hari untuk menggapai harapannya tersebut.


**Kesimpulan
       Dengan melestarikan kebudayaan mencintai, mengasihi, menjaga keindahan, bertanggung jawab, bersikap adil, memahami apa itu penderitaan, kegelisahan agar memiliki pandangan seorang mahasiswa yang baik dan memiliki harapan guna memacu semangat hidup yang membutuhkan kreatifitas sebagai jalan menemukan jati diri yang sebenarnya.

    Minggu, 03 April 2011

    Perilaku Manusia

         Setiap manusia yang hidup pastilah mempunyai perilaku yang berbeda-beda. Apa itu perilaku? Perilaku manusia merupakan dorongan yang ada dalam diri manusia berupa sekumpulan perilaku manusia dan dipengaruhi oleh adat istiadat, sikap, emosi, nilai, etika, kekuasaan, persuasi , dan genetika. Didalam pengelompokkannya perilaku manusia dapat terbagi atas : 
    • Perilaku wajar
    • Perilaku dapat diterima
    • Perilaku aneh
    • Perilaku menyimpang
         Perilaku wajar dalam kehidupan sehari-hari dapat kita jumpai di lingkungan teman-teman atau tetangga dirumah kita. Perilaku saling membantu, tolong menolong, tegur sapa, dan bersosialisasi merupakan beberapa diantaranya. Perilaku dapat diterima merupakan perilaku seseorang untuk memberikan sesuatu yang dapat diterima dalam masyarakat. Cotohnya perilaku menasehati dengan nasehat yang rasional dan dapat diterima serta saling mengingatkan suatu hal sederhana dalam kehidupan sederhana.

    Pada perilaku aneh manusia cenderung dengan perilaku yang tidak sesuai dengan norma-norma yang ada. Contohnya pada seseorang yang suka makan berlebihan, orang yang jarang bersosialisasi, dan pada orang yang asik dengan dunianya sendiri tanpa menghiraukan orang yang ada disekelilingnya. Dan contoh perilaku aneh pada orang yang mudah emosi dapat dikatakan sebagai orang yang memiliki perilaku yang aneh.

         Kemudian perilaku menyimpang yaitu perilaku yang berlawanan dengan nilai norma dan nilai moral manusia. Contohnya seorang pencuri dikatakan memiliki perilaku menyimpang karena pencuri tersebut telah mengambil barang milik seseorang dan menyebabkan pemilik dari barang tersebut mengalami kerugian. Pada perilaku menyimpang ini akan menjadi kebiasaan jika terus menerus dilakukan dan tidak ada efek jeranya. Contoh perilaku menyimpang pada remaja yaitu mencorat-coret tembok, tawuran, dan lain-lain.

          Kita sebagai umat islam alangkah baiknya agar selalu mengikuti dan mencontoh perilaku dari nabi besar kita nabi Muhammad s.a.w. Karena semua perilaku yang ada pada beliau merupakan contoh suritauladan yang baik. Dengan mencontoh perilaku dari nabi Muhammad saw. tersebut insyaallah setiap perjalanan hidup dan setiap tindakan yang kita lakukan akan selalu diridoi oleh Allah swt. Amin ya robbal alamin.